The Lovely Mountains..........
Entah apa yang membuat saya
benar-benar jatuh hati pada gunung. Saya benar-benar terpesona pada ciptaan
Tuhan yang satu ini, yang menjulang tinggi dengan gagah dan menyuguhkan
keindahannya pada semua orang. Saya pun juga tidak tau apa yang special dari bentuk
muka bumi yang satu ini. Jika dibandingkan dengan pantai, saya jauh lebih
memilih gunung sebagai tujuan favorit. Ketika di pantai, saya tidak bisa
menikmatinya selepas di gunung. Apapun yang ada di gunung benar-benar
menghipnotis saya, sunyinya, dinginnya, gelapnya, dan tentunya pesonanya, semua
sudah menjadi candu buat saya untuk mengunjungi salah satu dataran yang
membentuk bumi kita itu.
Dulu, saya hanya senang mengunjungi
tempat-tempat yang berhubungan dengan gunung, misal pegunungan atau dataran tinggi.
Tapi keinginan untuk mendaki sama sekali belum muncul. Saya akan sangat merasa
senang jika tetangga saya mengajak ke rumah saudaranya di Wonosobo karena
alasan pemandangan. Perjalanan menuju Wonosobo merupakan perjalanan yang sangat
indah karena menyuguhkan panorama alam yang sungguh istimewa, gunung,
perkebunan teh, perkebunan sayuran, semuanya indah.
Saat kuliah pun tidak terbersit
sama sekali untuk mengikuti kelompok pecinta alam di kampus, karena memang pikiran
untuk naik gunung itu belum ada, saya hanya mengagumi gunung istilahnya, untuk
menaklukannya, belum terpikirkan sama sekali pada saat itu. Tapi pada pertengahan
semester 5, hasrat untuk menaklukan puncak gunung tiba-tiba muncul dengan
tingginya, saya ingin sekali mencapai puncak, puncak gunung apapun itu.
Munculah obsesi saya, “Menaklukan puncak gunung, puncak apapun itu, sebelum
saya lulus kuliah.” Dan obsesi itu pun sudah terwujud pada pertengahan semester
6. Sesudah obsesi itu terwujud, munculah obsesi baru, “Menaklukan 5 gunung yang
mengelilingi Magelang.” Dan saya akan menceritakan satu per satu puncak gunung
yang sudah saya taklukan di lembaran lain.
Mungkin bisa dibilang hasrat untuk
menaklukan puncak gunung itu sangat besar seiring dengan kecintaan saya pada
gunung yang semakin kuat. Setiap pagi saya memandangi megahnya Gunung Sumbing
yang terlihat dari kampus. Saya selalu menanti kecantikan gunung-gunung yang
terpancar setelah hujan datang. Saya semakin terobsesi dengan gunung.
Dari gunung saya belajar banyak
hal, akankah saya menjadi pendaki sejati yang berani pada apapun untuk mencapai
puncak atau hanya pendaki yang kalah dengan keadaan yang tak ingin lagi
melanjutkan perjalanan karena banyak hambatan yang ia dapatkan, medan yang
berat, udara yang sangat dingin hingga menusuk tulang, gelapnya hutan, minimnya
makanan. Gunung mengajarkan saya seperti apa bersyukur atas ciptaan Tuhan yang
begitu indahnya. Bagaimana menikmati alam yang telah disediakan oleh-Nya. Dari gunung pula saya belajar bahwa mendapatkan sesuatu yang begitu indah dan berarti memang diperlukan perjuangan yang tak mudah, cukup berat. Tapi apa yang kita dapatkan setelah perjuangan itu akan sebanding dengan usaha kita.
Apa yang telah menjadi harapan saya
adalah harapan yang benar-benar ingin saya wujudkan. Semoga Tuhan memeluk mimpi
saya dan mengabulkannya satu per satu.
Gunung telah membuat saya terpesona
akan keindahannya, yang membuat mata saya terbelalak, dan yang membuat saya
bisa benar-benar menikmati hidup saya yang indah………..
